Kardinal Tagle Terpilih sebagai Dekan Baru Dewan Kardinal

 


Kardinal Luis Antonio Tagle, yang memimpin Dikasteri untuk Evangelisasi Vatikan, menggantikan Kardinal Giovanni Battista Re pada 9 Oktober 2026.

Kardinal Luis Antonio Tagle terpilih sebagai Dekan Dewan Kardinal, menggantikan Kardinal Giovanni Battista Re dari Italia yang telah menjabat posisi tersebut sejak 2020. Prelat asal Filipina ini menjadi orang Asia pertama yang menjabat sebagai Dekan Dewan Kardinal.

Vatikan mengumumkan pengangkatan Tagle pada 9 Oktober. Dalam pengumuman yang sama, disebutkan bahwa Paus Leo XIV telah menyetujui pemilihan Tagle sehari sebelumnya, yakni pada 8 Oktober, sekaligus menerima pengunduran diri Kardinal Re pada tanggal tersebut.

Menurut hukum kanonik, Dekan Dewan Kardinal dipilih dari antara para kardinal uskup (cardinal-bishops). Hingga Oktober 2026, terdapat 12 kardinal uskup. Salah satu tanggung jawab utama dekan adalah memanggil para kardinal untuk datang ke Roma atas nama Paus, terutama ketika akan berlangsung konklaf atau pemilihan Paus baru. Namun, dekan tidak memiliki kewenangan pemerintahan atas para kardinal lainnya.

Setelah Leo XIV terpilih sebagai Paus, seluruh pejabat Kuria Roma secara otomatis kehilangan jabatan mereka. Meskipun demikian, Paus Leo XIV mengukuhkan Kardinal Re sebagai dekan dan Kardinal Leonardo Sandri dari Argentina sebagai wakil dekan. Kardinal Sandri masih menjabat posisi wakil dekan hingga saat ini.

Pada 2020, Paus Fransiskus menyetujui pengangkatan Kardinal Re sebagai dekan Dewan Kardinal sekaligus menetapkan masa jabatan baru selama lima tahun bagi seorang dekan, dengan kemungkinan perpanjangan masa jabatan. Sebelumnya, jabatan dekan yang dipandang sebagai primus inter pares atau “yang pertama di antara yang sederajat” berlaku seumur hidup.

Kardinal Re, yang kini berusia 92 tahun, diangkat menjadi kardinal oleh Santo Yohanes Paulus II pada 2001. Ia telah berkarya di Kuria Roma sejak 1963. Sebagai kardinal uskup paling senior, ia memimpin konklaf pada 2013 yang memilih Paus Fransiskus sebagai penerus Takhta Santo Petrus.

Sementara itu, Kardinal Tagle, yang berusia 69 tahun, telah menjabat sebagai pro-prefek untuk Bagian Evangelisasi Pertama dan Gereja-Gereja Partikular Baru dalam Dikasteri untuk Evangelisasi sejak 2019. Sebelum ditugaskan di Kuria Roma, ia menjabat sebagai Uskup Agung Manila, Filipina, pada periode 2011–2020.

Kardinal Tagle juga telah ditunjuk sebagai utusan kepausan (papal legate) dalam sejumlah peristiwa penting Gereja, termasuk di Amerika Serikat. Pada Juli 2024, ia ditunjuk sebagai utusan kepausan untuk Kongres Ekaristi Nasional ke-10 yang diselenggarakan di Indianapolis. Ia juga ditunjuk untuk mewakili Paus dalam perayaan beatifikasi Uskup Agung Fulton Sheen di St. Louis pada September 2026.

Sebelum terpilih sebagai Paus pada 2025, Leo XIV—yang ketika itu masih bernama Kardinal Robert Prevost—dipilih oleh Paus Fransiskus sebagai kardinal uskup titular Albano. Tidak lama setelah terpilih menjadi Paus, Leo XIV memberikan gelar kardinal yang sebelumnya disandangnya kepada Kardinal Tagle. Tagle kemudian secara resmi mengambil alih takhta keuskupan titular tersebut pada Oktober tahun yang sama.*

Sumber: EWTN

“Faith and reason are like two wings on which the human spirit rises to the contemplation of truth….” JP II